fbpx

Ariza Hadiri Peluncuran JakOne Abank dan SIAP QRIS di Pasar Santa

Jakarta – Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ariza Patria menghadiri peluncuran JakOne Abank serta program SIAP QRIS (Sehat Inovatif dan Aman Pakai-Quick Response Code Indonesian Standard) di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (25/11). Program digitalisasi pasar dalam rangka memudahkan transaksi tersebut diadakan secara kolaboratif oleh beberapa instansi yang dimotori Bank Indonesia dan Bank DKI.

“Pasar telah menjadi salah satu pusat dari kegiatan ekonomi kerakyatan, menjadi tempat untuk menyalurkan barang yang diproduksi oleh produsen, tempat transaksi pelaku UMKM dengan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan barang sehari-hari,” kata Wagub Ariza mengawali sambutan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk pengembangan pasar di Jakarta, antara lain melalui revitalisasi pasar tradisional agar menjadi pasar modern yang dapat memberikan kenyamanan kepada warga.

Sejalan dengan digitalisasi di berbagai sektor, Pemprov DKI Jakarta menyambut baik kolaborasi Bank Indonesia dan Bank DKI meluncurkan JakOne Abank dan SIAP QRIS yang merupakan salah satu perangkat pendukung digitalisasi pasar dan perwujudan Jakarta Smart City 4.0.

Baca Juga:  Perayaan Natal dan Tahun Baru Keluarga Besar NTT, Ariza Apresiasi Kontribusi Dalam Pembangunan Hingga Penanggulangan Bencana

“JakOne Abank dan SIAP QRIS sudah dapat digunakan dalam transaksi jual beli di Pasar Santa, Jakarta Selatan yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya. Pemanfaatan JakOne Abank dan SIAP QRIS oleh para pedagang di pasar diharapkan turut mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui digitalisasi keuangan,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta memandang digitalisasi pasar akan memberi manfaat besar kepada pelaku UMKM dari sisi pengelolaan keuangan agar lebih transparan dan nyaman. Masyarakat diberi kemudahan dalam bertransaksi terlebih di masa pandemi COVID-19.

“Transaksi pembayaran digital lebih higienis, dapat memperkecil risiko penularan COVID-19 dan mendukung program pemulihan ekonomi Jakarta. Sesuai namanya, SIAP QRIS mempresentasikan sehat, inovatif, dan aman pakai,” sambungnya.

Wagub Ariza melanjutkan, sekarang tren pembayaran mengalami perubahan signifikan. Jika dulu umumnya dengan uang kertas dan koin, sekarang pembayaran sudah serba digital. Sudah jarang orang bertransaksi dengan uang fisik. Pembayaran biasanya dilaksanakan menggesek kartu atau scan kode QR dari layar smartphone.

“Sungguh cepat, praktis, dan mudah. Oleh karenanya, banyak pebisnis dan pelaku UMKM mulai menerapkan sistem pembayaran digital,” ujarnya.

Baca Juga:  Ariza Hadiri Perayaan HUT ke-11 Bikers Brotherhood Motorcycle Club Jakarta Chapter

Adapun beberapa keuntungan yang dapat kita dapatkan dengan mengadopsi pembayaran digital untuk bisnis dan UMKM, antara lain :

  1. Memberikan beragam pilihan metode pembayaran dengan memanfaatkan digitalisasi finansial.
  2. Memperluas jangkauan bisnis, sistem digitalisasi pembayaran, jangkauan bisnis,b dan membantu konsumen menemukan promosi dan informasi merchant terdekat.
  3. Mempermudah laporan keuangan sistematis bagi para pelaku usaha.

“Dan lain-lain, saya mengapresiasi langkah Bank DKI yang terus bersinergi, berkolaborasi dengan Perumda Pasar Jaya dalam rangka menghadirkan inovasi layanan pembayaran digital. Semoga JakOne Abank dan SIAP QRIS akan secepatnya diterapkan pada 151 pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya,” katanya.

Yang terpenting, tambah Ariza, sistem JakOne Abank dan SIAP QRIS dapat memberikan manfaat kepada warga dan pelaku UMKM di Jakarta dalam rangka mewujudkan Jakarta kota yang maju dan bahagia warganya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan bahwa JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor di mana Bank DKI hadir melalui agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, serta pembayaran tagihan.

Baca Juga:  Perayaan Natal dan Tahun Baru Keluarga Besar NTT, Ariza Apresiasi Kontribusi Dalam Pembangunan Hingga Penanggulangan Bencana

Dengan menjadi JakOne Abank, nasabah/pedagang yang menjadi agen dapat melayani berbagai transaksi perbankan dari masyarakat dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi. “Bank DKI terus berinovasi melalui JakOne Abank, kita akan bersinergi dengan semua pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya. UMKM harus melakukan digitalisasi dan Bank DKI siap mendukung,” ucapnya.

“Semoga peluncuran JakOne Abank yang didukung SIAP QRIS ini dapat menghadirkan manfaat bagi kita semua terutama bagi pelaku UMKM, serta warga masyarakat yang semakin termudahkan untuk bertransaksi di pasar melalui layanan perbankan digital dan merupakan aplikasi Smart City 4.0 Jakarta sebagai Kota Berkolaborasi,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta; Deputi Direktur Pengawasan Perbankan 3 dan Perizinan Otoritas Jasa Keuangan, Herlina Tampubolon; Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia DKI Jakarta, Onny Widjanarko; Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin; Ketua Umum KADIN Jakarta Selatan, Akhmad Lafranta Siregar; serta para pedagang Pasar Santa Nasabah Bank DKI. (arizapatria.id)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close