fbpx

Ariza Hadiri Vaksinasi COVID-19 FLAP dan Pusdokkes Polri

Jakarta – Forum Lintas Alumni Penerbangan (FLAP) bekerja sama dengan Pusdokkes Polri mengadakan vaksinasi Covid-19 dan donor darah di SMK Negeri 29 Penerbangan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (11/9). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ariza Patria.

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya menyambut baik sekaligus menyampaikan apresiasi kepada FLAP dan Pusdokkes Polri atas penyelenggaraan vaksinasi dan donor darah. Kegiatan vaksinasi dosis kedua ini sangat penting dalam rangka memperkuat imunitas tubuh sehingga terbentuk herd immunity masyarakat,” katanya.

Sedangkan donor darah, sambungnya, akan menambah stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan masyarakat. Stok darah dibutuhkan bukan saja oleh pasien umum di rumah-rumah sakit, tetapi juga pasien Covid-19, korban kecelakaan lalu lintas, dan korban bencana. Karena itu, para pendonor darah suka rela sangat dibutuhkan setiap saat dan layak disebut sebagai pahlawan kemanusiaan.

Baca Juga:  Pelonggaran PPKM, Ariza: Ada Tahapan

“Saya bersyukur, setiap elemen warga Jakarta turun tangan, ikut berkolaborasi bersama melaksanakan vaksinasi, sangat menggembirakan. Semua patut bersyukur,  berkat kerja keras semua, saat ini capaian vaksinasi di Jakarta sudah lebih dari 100 persen dari target. Namun, kita juga terus melakukan langkah percepatan untuk memberikan vaksin kepada warga yang belum divaksin,” ujarnya.

Ariza mengungkapkan, sentra-sentra vaksinasi Covid-19 tidak hanya terfokus pada penyuntikan dosis pertama, tetapi juga melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

Di antara kendalanya adalah warga tidak melakukan pendaftaran lebih dulu untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua. Mereka datang saja ke sentra vaksin tanpa mendaftar karena merasa sudah mendaftar pada waktu vaksinasi dosis pertama.

Baca Juga:  Vaksin Pfizer Bagi Anak di Bawah 12 Tahun, Pemprov DKI Tunggu Informasi Kemenkes

“Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya menyarankan warga yang hendak mengikuri vaksinasi, mendaftarkan diri terlebih dulu melalui aplikasi JAKI atau melalui formulir pendaftaran online yang disediakan oleh penyelenggara vaksinasi, agar dapat dipastikan mendapatkan jatah vaksin dosis kedua dengan mudah dan lancar,” ucapnya.

Hal lain yang perlu menjadi perhatian bersama, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menghadapi tantangan baru, salah satunya, sebagian kolaborator atau mitra swasta yang menyelenggarakan sentra vaksinasi dosis pertama tidak membuka sentra vaksinasi dosis kedua. Hal ini membuat warga yang baru mendapat satu kali vaksin menyerbu sentra vaksinasi lain tanpa melakukan pendaftaran lebih dulu.

“Vaksinasi adalah kunci utama untuk menghindari angka keparahan apabila terpapar virus dan mencegah peningkatan angka kematian. Saat ini Tingkat Kematian akibat Covid-19 di Jakarta sudah menurun sangat  jauh, sekitar 1,6%, serta tingkat kesembuhan 97,9%. Oleh karena itu, saya terus berpesan kepada setiap warga yang telah memperoleh vaksinasi agar tetap harus membiasakan diri menjalankan protokol kesehatan 5M,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemprov DKI Akan Cek Informasi 25 Klaster COVID-19 PTM

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta itu menambahkan, Pemprov DKI Jakarta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para kolaborator penyelenggara sentra-sentra vaksin, para tenaga kesehatan, para vaksinator yang  menjadikan kondisi Jakarta terus membaik.

Untuk diketahui, kegiatan itu juga dihadiri Kabid Dokes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Didiet Setioboedi; Kasudin Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah 2, Abdul Rochman; Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Munjirin; Pengurus PMI Provinsi DKI Jakarta, Syahrianta Tarigan; dan Kepala Sekolah SMKN 29 Penerbangan, Ansyari Bunyamin. (ArizaPatria.id)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close