fbpx

Jelang Ramadan, Wagub DKI Minta Warga Jakarta Tak Mudik

Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga DKI tak pulang kampung atau mudik pada Ramadan maupun lebaran tahun ini. Hal itu demi mencegah timbulnya penyebaran Covid-19 lebih luas.

“Dan juga seluruh warga kami minta untuk tetap berada di rumah, karena tempat terbaik ada di rumah,” papar Bang Ariza dalam acara Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Keselamatan Jaya 2021 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Senin (12/4/2021).

Pria yang karib disapa Ariza ini juga menyampaikan bahwa Operasi Kepolisian Keselamatan Jaya 2021 yang akan dilakukan Polda Metro Jaya merupakan sebuah bentuk keseriusan jajaran Polda Metro Jaya guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Hal ini menunjukkan bahwa kesungguhan, keseriusan daripada jajaran aparat untuk mendukung program yang telah disampaikan pemerintah pusat dalam rangka mencegah penyebaran virus dan memastikan keselamatan bagi keluarga,” ucapnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya 2021 pada 12-25 April 2021. Operasi ini untuk menyosialisasikan kebijakan larangan mudik saat Lebaran.

“Tujuannya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang larangan mudik 2021,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, Operasi Keselamatan Jaya 2021 ini juga bertujuan untuk mengawal penegakkan protokol kesehatan di tengah masyarakat sekaligus mengampanyekan tertib lalu lintas.

“Yang kita sampaikan adalah tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan, tertib berlalu lintas, dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Sambodo seperti dikutip dari Antara.2 dari 3 halaman

Bagikan Masker

Sambodo menegaskan Operasi Keselamatan Jaya 2021 akan dilaksanakan dengan humanis dan mengedepankan langkah preemtif dan preventif.

Adapun tindakan petugas dalam operasi tersebut yakni pembagian masker kepada masyarakat, mengampanyekan protokol kesehatan, dan membagi-bagikan pamflet prokes dan keselamatan berlalu lintas.

Sambodo kemudian menjelaskan sandi Keselamatan Jaya dipilih sebagai nama operasi tersebut karena sesuai dengan tujuan utamanya yakni memutus penyebaran pandemi COVID-19.

“Kenapa disebut Operasi Keselamatan Jaya? Karena murni dalam rangka kaitannya dengan upaya memutuskan rantai penyebaran COVID-19,” pungkasnya.

Sumber: Liputan6[dot]com

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close