fbpx

Tanah Abang Kerumunan Meledak, Wagub DKI: Belajar dari India!

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengingatkan soal lonjakan yang signifikan kerumunan jelang Lebaran termasuk di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Belum lagi terjadi di berbagai pasar lainnya di DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar mengurangi intensitasnya. Ia juga meminta agar masyarakat juga mengatur jamnya saat ke pasar. Langkah ini sebagai upaya untuk menghindari kerumunan. Hal ini jangan sampai mengulang kesalahan yang dilakukan di India, kegiatan keagamaan menjadi awal ledakan pandemi.

“Ini menjelang Idul Fitri, Pak dr Tirta ini terjadi intensitas peningkatan yang cukup terutama di pasar-pasar, pemantauan kami di Pasar Tanah Abang terjadi peningkatan yang siginfikan. Untuk kami minta para warga Jakarta, boleh belanja, boleh beli tapi tolong intensitasnya dikurangi, diatur jamnya, jangan sampai terjadi kerumunan mobilitas yang tinggi yang pada akhrinya terjadi kerumunan,” kata Riza di Mall of Indonesia, Jakarta, Minggu (2/5/2021) dikutip dari detikcom.

Ia pun kemudian menyinggung lonjakan Covid-19 di India. Dia menjelaskan, India mulanya dipuji dunia karena kasusnya yang kecil. Namun, kondisinya berubah drastis.

“Kita belajar dari negara India, awal-awal India negara yang sangat dibanggakan dunia, karena luar biasanya angkanya kecil sekali di situ, siap vaksin dan sebagainya. Tapi sekarang apa yang terjadi, terjadi peningkatan yang signifikan, setiap hari hampir 350 ribu yang terpapar, dan tidak kurang 4 ribu setiap hari meninggal. Kenapa, karena terjadi adanya kegiatan keagamaan di situ, berkumpul di Sungai Gangga, terjadi peningkatan,” terangnya.

Riza pun meminta masyarakat agar masalah kerumunan ini diperhatikan saat Hari Raya Idul FItri tahun ini.

“Untuk itu kita dalam perayaan Idul Fitri keagamaan dan sebagainya mohon diperhatikan agar tidak terjadi seperti yang terjadi di India,” katanya.

Sumber: cnmbcindonesia[dot]com

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close